Blogger Tricks

Si Merah Terinspirasi Mobil Balap Kuno



Roda depan GL 2m bertameng



Buntut GL 1m lebih pendek



Knalpot di sebelah kanan



Bentuk bodi GL 1m menyatu dengan model lampu menyerupai serangga


Roda depan GL 2m bertameng

MOSKWA, Desainer otomotif asal Moskwa, Mikhail Smolyanov, kembali menelurkan konsep motor yang memancing mata. Tak cuma satu, tetapi dua sekaligus. Motor yang dominan warna merah ini merupakan "terjemahan" dari mobil balap tua buatan 1938 bernama GAZ GL1.

Tak banyak informasi detail yang dibeberkan Mikhail. Namun, perbedaan pada kedua sepeda motor tersebut tampak di buntut. Untuk yang pendek dinamai "GL-1m", sedang yang panjang "GL-2m". Nama GL diambil dari nama mobil, sedangkan embel-embel "m" merujuk pada "GL versi motor".

GL-1m
Motor ini bervelg bolong-bolong pada roda depan bak mobil balap aslinya. Punya bodi tunggal (bentuknya jadi satu), mulai dari tangki, tengah, hingga buritan yang menutup nyaris seluruh roda belakang. Dengan lekuk halus, akses garis-garis keperakan memperkuat gaya retro streamliner atau bentuk kereta api cepat zaman dulu.

Mesin dua silinder dipasang sedemikian rata di bawah tangki, termasuk juga karburator, hingga ke penataan belt. Sementara itu, setangnya terlihat kecil sehingga mirip sungut di tengah bodi motor yang lumayan bongsor.

Kaki penunggang pun diberi semacam pelindung yang tipis tapi panjang. Sementara itu, roda belakang tertutup dengan pelapis hitam yang ditambahi nomor mirip kendaraan balap. Namun, roda depannya dibuat telanjang dengan pemasangan suspensi tunggal.

Lampunya cukup unik, mirip wajah seekor serangga yang lengkap dengan lampu ganda. Terus, indikator ditanam di tangki yang membulat.

GL-2m
Desain bodi lebih kurang sama dengan GL-1m. Bedanya, selain pada buntut, kedua knalpot terletak di kanan. Roda depan dibuat bertameng dan sebelah kiri roda belakang dibiarkan telanjang.

Buntutnya mirip salah satu lampu belakang sedan lebar Amerika produksi 1950-an, seperti Chevy Bel-Air 1955.

Mikhail sebenarnya hanya membuat dua motor ini sebagai opsi. Namun, ketika diikutsertakan dalam ajang lomba desain menghormati GAZ GL1, Alexander Bushuev selaku penyelenggara dan produsen kendaraan minta dua-duanya. Bahkan, menurut media Lostinasupermarket, Alexander berniat mewujudkannya dalam bentuk utuh, bukan lagi sekadar gambar. Apakah modifikator Indonesia mau ikut mewujudkannya juga?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar